mblayang Portugal

Lisbon Punya Halte

Sudah empat malam berturut – turut saya dan geng blayangan ke Oriente, stasiun terpadu dikawasan selatan Lisbon. Terpadu karena ada subway di jalur bawah, terminal bus dibelakang, kereta antar kota diatas dan tembus ke Vasco Da Gama mall dilantai dasarnya.

image

Oriente, dibawah jalan ini adalah lantai dasar mall

image

Ke bawah menuju subway dan mall

image

Nggak kebayang dibawah jalan raya ini ada mall

image

image

Koridor subway

image

Vasco da Gama mall.

Jjs, makan dan wifi di mall harus. Mall besar yang tembus ke promenade di pintu belakangnya ini hanya berlantai tiga. Satu atas, satu sejajar bumi, satu dibawah bumi. He..he.. bahasanya aneh ya?
Kalau dibandingin dengan Solo Grand Mall memang nggak ada apa-apanya. Tapi isinya bo! Mau cari Sephora, Zara, Bershka, Geox, Springfield, Levi’s, pokoknya komplit. Saya sendiri ga doyan shopping, capek dikaki. Gara-gara maminya genduk minta dibeliin jaket ya kepaksa muter-muter di mall. Jaket difoto, kirim, nggak suka. Foto, kirim, nggak cocok warnanya. Jadi ya sudah empat malam ini kerjaan saya di mall jadi tukang foto jaket -.-‘
Hmm..ini malah bahas mall. Sebenarnya saya mau nulis soal halte di Lisbon. Di opo onone ada foto tentang board penunjuk waktu berapa menit kita harus menunggu bus yang datang. Tidak semua halte mempunyai board digital yang terhubung dengan GPS bus yang kita tunggu. Lalu bagaimana kalau kita ingin tahu berapa lama lagi bus itu tiba?
Di halte bus Lisbon, selain terdapat peta dan timetable bus, ada cara lain yang bisa dipakai. Yaitu dengan sms ke nomer hotline perusahaan bus itu.

image

Caranya sih mudah. Cukup tulis kode halte dan sms ke nomer 3599. Kode halte tempat saya menunggu bus 728 balik ke Cais de Sodre adalah C 02511, disamping Tivoli Hotel. Selain kode, setiap halte juga mempunyai nomor sendiri. Sangat membantu ketika kita membaca peta dihalte dan menentukan jalur perjalanan berikutnya.
So, sewaktu saya didalam mall dan ingin tahu berapa lama lagi bus 728 akan lewat, saya tinggal sms ke nomer tersebut. Balasan sms itu akan berisi berapa menit lagi semua jalur bus dihalte itu akan lewat. Simpel dan sangat membantu. Gratis tentu saja jika simcard anda lokal Portugal (optimus, vodafone, tmn, lyca).

image

Nomor halte

image

Kode halte berwarna biru. Nomor halte berwarna merah

image

Semua keterangan ada dipeta (bhs inggris dan portugal)

image

Soal fasilitas didalam bus juga bagus. Disetiap jendela ada palu pemecah kaca. Ada empat kursi berwarna merah khusus untuk difable. Pegangan tangan banyak. Tombol stop ada dimana-mana. Sebuah CCTV dengan dua lensa terletak ditengah-tengah bus. Sopir juga bertindak sebagai kondektur. Bayar pakai cash atau tinggal menempelkan kartu bulanan ke scanner juga bisa. Pokoknya jauh lebih lengkap dibanding busway.

image

Selain bus dalam kota, saya dulu juga sering bolakbalik Setubal-Lisbon-Estoril dengan bus atau kereta. Pernah saya tidur di stasiun Estoril gara-gara salah baca timetable. Pernah juga terpaksa merogoh 110 euro bayar taksi Lisbon-Setubal karena ketinggalan bus. Begitulah enaknya drydock, mblayang sepuasnya dimalam hari. Meski nyesel juga karena saya tidak bisa split shift,pengennya siang bisa keluar. Main ke museum atau stadion-stadionnya Benfica, Porto sama Sporting itu. But, let’s see next week..

Naval Rocha ,221113

Advertisements
Categories: mblayang Portugal | 27 Comments

Opo Onone

image

Gambar diatas adalah papan penunjuk waktu diatas halte bus di Lisbon. Nampak disitu nomer bus, jurusan dan berapa lama bus itu akan tiba di halte tempat kita menunggu. Canggih dan bener-bener tepat waktu.
Tujuan saya ke Vasco Da Gama. Dari naval rocha naik bus no 728 arah Oriente. Busnya model kaya busway gandeng. Cuma banyakan tempat duduknya. Ada yang adep-adepan. Ada yang biasa. Tiket 1,80 euro.
Dari naval rocha lewatin colombo, santa apolonia sampe oriente. Nyebrang jalan udah vasco da gama. Jjs tentunya. Tak lupa mampir Fnac beli tuner gitar. Nggak ada yang berubah sih di mall gede itu. Dekorasi natalnya sama kaya tahun lalu.
Tukeran duit disono juga lebih gede dari Casino Lisbon. 1000$ dapet 730 euro. Di Casino cuma 710.
Acaranya cuma beli nasi goreng, makan sambil wifi, beli simcard, nyariin boot buat ragil saya karena yang lama udah sesek.
Jalan-jalan bersejarahnya besok aja deh. Kaki pegel banget ni *ngeles.
Rencana sih besok mau ke colombo, baixa atau belem atau alfama. Hahaha..nafsunya gede. Cuma belum tahu jalan-jalannya. Tahunya kalo naik taxi atau tram atau bus. *apal nomernya doang, haltenya ngga apal -.-‘

image

image

Harga sepatunya masuk diakal

image

Madang disik

image

Menunggu nasi digoreng

image

image

Seporsi ama fanta cuma 8 euro

image

image

Casino Lisbon, dari lt 3. Bandnya ditanam didinding. Barnya model spiral keatas. Kalo hari rabu ada striptease *glodakk..apal -.-'

image

Foto2nya kurang seru ni. Lagi males. Lagian keluarnya malam. Burek semua jadinya. 🙂

Naval Roche, 191113

Categories: mblayang Portugal | 19 Comments

Naval Roche Lisbon

Hari ini kami semua kerja rodi. Dimulai pukul enam pagi hingga sekarang, saat saya duduk sendiri didepan galangan pukul sepuluh malam. Schedule drydock selama dua minggu di Lisbon sudah dimulai, berbeda dengan planning awal yang seharusnya bertempat di Setubal. Well, bagi para kru, sudden movement ini berkah tersendiri. Tidak seperti galangan di Setubal yang jauh dari pusat kota, disini kami hanya berjarak beberapa meter dari jalan raya. 
Mungkin memang jodoh, hampir setiap tahun saya kebagian “jatah” drydock. Empat diantaranya di Setubal, dan ini kedua kalinya di Lisbon dengan lokasi sedikit bergeser dari galangan tahun kemaren.
Berbeda dengan hari biasa dimana kami harus bekerja selama 10,5 jam, di masa drydock waktu itu diperpendek menjadi 8 jam. Kecuali hari pertama dan terakhir yang kadang menyita lebih dari 12 jam. Itu lumrah. Kelebihan jam kerja hari ini akan ditebus dengan mengurangi jam kerja di hari berikutnya. Sesuai standar ILO dan IMO.
Preparation sudah dimulai jauh-jauh hari. Orang pusat, kontraktor dari berbagai negara mulai berdatangan dari minggu kemarin. Para kontraktor ini terbagi dalam beberapa divisi. Bagian mesin, body, interior dan sebagainya. Drydock kali ini difokuskan pada desain baru kamar, interior, furniture, galley dan tentu saja penggantian plate bodi yang sudah keropos.
Kami tidak ambil pusing dengan kerjaan kontraktor tersebut. Untuk kru sendiri, fokus utama adalah menjaga kondisi yacht. Harap maklum, selama drydock rumah kedua kami bakal diobrak-abrik. Welding disana-sini, pipa-pipa yang diganti baru,pasang alat-alat baru dan seterusnya. Selain kotor, potensi kerusakan terhadap barang-barang yacht sangat besar.
Selepas disembarkasi, semua daleman yacht dibungkus pelindung. Karpet dilapisi plastic mask dan kardus, teak deck dilapisi plywood, railing, chandelier, piano, tivi, pigura, semuanya. Pekerjaan sepele namun menguras energi dan waktu.
Belum kelar urusan bungkus membungkus, yacht sudah mulai digiring masuk galangan. Saya dan beberapa rekan menyaksikan prosesi ini hingga tuntas. Proses yang tidak mudah untuk memasukkan sebuah yacht raksasa kedalam kolam kecil. Lain kali saja saya cerita soal ini.
Yang jelas, dua minggu kedepan kami bakal sengsara. Aircon mati, toilet nyala hanya pada waktu tertentu, air panas kadang ada kadang tidak. Begitulah.. kami harus flexible dengan kondisi drydock.
So dua minggu saya anggap vacation saja. Lepas dari rutinitas dan bisa menjelajah Lisbon dikala senggang.
Sudah ah, beku ni pantat.

Naval Roche , Lisbon 161113

image

Prepare masuk dock

image

image

image

Disekat, lalu air dipompa keluar. Sama proses nya dengan lock di Panama Canal

image

image

Diningroom

image

Lobi

image

Alleyway

image

image

Ditenggelamkan

image

Bandingkan tinggi layar dengan crane disampingnya

image

image

Butuh 6 jam untuk memompa air

image

Jembatan penghubung

Categories: mblayang Portugal | 16 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.