Naval Roche Lisbon

Hari ini kami semua kerja rodi. Dimulai pukul enam pagi hingga sekarang, saat saya duduk sendiri didepan galangan pukul sepuluh malam. Schedule drydock selama dua minggu di Lisbon sudah dimulai, berbeda dengan planning awal yang seharusnya bertempat di Setubal. Well, bagi para kru, sudden movement ini berkah tersendiri. Tidak seperti galangan di Setubal yang jauh dari pusat kota, disini kami hanya berjarak beberapa meter dari jalan raya. 
Mungkin memang jodoh, hampir setiap tahun saya kebagian “jatah” drydock. Empat diantaranya di Setubal, dan ini kedua kalinya di Lisbon dengan lokasi sedikit bergeser dari galangan tahun kemaren.
Berbeda dengan hari biasa dimana kami harus bekerja selama 10,5 jam, di masa drydock waktu itu diperpendek menjadi 8 jam. Kecuali hari pertama dan terakhir yang kadang menyita lebih dari 12 jam. Itu lumrah. Kelebihan jam kerja hari ini akan ditebus dengan mengurangi jam kerja di hari berikutnya. Sesuai standar ILO dan IMO.
Preparation sudah dimulai jauh-jauh hari. Orang pusat, kontraktor dari berbagai negara mulai berdatangan dari minggu kemarin. Para kontraktor ini terbagi dalam beberapa divisi. Bagian mesin, body, interior dan sebagainya. Drydock kali ini difokuskan pada desain baru kamar, interior, furniture, galley dan tentu saja penggantian plate bodi yang sudah keropos.
Kami tidak ambil pusing dengan kerjaan kontraktor tersebut. Untuk kru sendiri, fokus utama adalah menjaga kondisi yacht. Harap maklum, selama drydock rumah kedua kami bakal diobrak-abrik. Welding disana-sini, pipa-pipa yang diganti baru,pasang alat-alat baru dan seterusnya. Selain kotor, potensi kerusakan terhadap barang-barang yacht sangat besar.
Selepas disembarkasi, semua daleman yacht dibungkus pelindung. Karpet dilapisi plastic mask dan kardus, teak deck dilapisi plywood, railing, chandelier, piano, tivi, pigura, semuanya. Pekerjaan sepele namun menguras energi dan waktu.
Belum kelar urusan bungkus membungkus, yacht sudah mulai digiring masuk galangan. Saya dan beberapa rekan menyaksikan prosesi ini hingga tuntas. Proses yang tidak mudah untuk memasukkan sebuah yacht raksasa kedalam kolam kecil. Lain kali saja saya cerita soal ini.
Yang jelas, dua minggu kedepan kami bakal sengsara. Aircon mati, toilet nyala hanya pada waktu tertentu, air panas kadang ada kadang tidak. Begitulah.. kami harus flexible dengan kondisi drydock.
So dua minggu saya anggap vacation saja. Lepas dari rutinitas dan bisa menjelajah Lisbon dikala senggang.
Sudah ah, beku ni pantat.

Naval Roche , Lisbon 161113

image

Prepare masuk dock

image

image

image

Disekat, lalu air dipompa keluar. Sama proses nya dengan lock di Panama Canal

image

image

Diningroom

image

Lobi

image

Alleyway

image

image

Ditenggelamkan

image

Bandingkan tinggi layar dengan crane disampingnya

image

image

Butuh 6 jam untuk memompa air

image

Jembatan penghubung

Advertisements
Categories: mblayang Portugal | 16 Comments

Post navigation

16 thoughts on “Naval Roche Lisbon

  1. Jadi urusan bungkus membungkus tugas Crew? enak betul kontraktornya, kalo di Indo kontraktor yg bagian mengamankan barang2 owner ( konteks building ), kalau ada yg cacat kontraktor dicaci maki.. oh, selama docking Crew tetap tidur di atas yacht?

  2. aku titip pasteis de nata dong kakkkk di Lisbonn 🙂

  3. bem vindo!

  4. Kalau pantat beku, nungging aja dekat kompor Mas 😆 *sorry salah topik bahasan*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: