Unedited #9 Menuju Marmara

Hilir mudik kapal ferry memenuhi perairan yang tak pernah lengang.Sesekali terdengar suara melengking klakson kapal, memberi tanda untuk lewat atau menyampaikan salam perpisahan.Nun dikejauhan,ratusan joran masih setia terulur menunggu mangsa disepanjang jembatan Galata.
Saya tahu kami berangkat terlalu pagi.Tidak ada ruang menyaksikan mentari terbenam.Layar mulai terbentang.Kami sudah berputar, melepaskan diri dari Karakoy.Golden Horn dikanan, Asia Minor dikiri dan Bosphorus dibelakang.
Sayup terdengar adzan ashar berkumandang ditingkahi debur ombak terbelah haluan.
Haru dan pilu seketika menusuk.Tak ubahnya dentang lonceng Saint Marco Venice atau bisikan do’a tahajud simbok, setiap panggilan memuja Tuhan mampu meluluhkan beku hati ini.
Lepas saya menatap ke seberang.Satu demi satu monumen kemegahan masa silam itu menampakkan diri, dihiasi puluhan perahu nelayan yang merapat pulang.Dan bayang minaret tinggi menjulang.
Topkapi, Aya Sofiya dan si masjid biru..
Mereka masih menunggu setia.Menatap angin yang perlahan membawa kami membelah Marmara.

image

Berthing di karakoy

image

Galatabridge, yeni cami dari Karakoy

image

Bosphorus dan asia minor dikejauhan

image

image

Golden horn

image

Bosphorus bridge di malam hari

image

Bosphorus

image

Berpendar di kegelapan

image

Blue mosque dan Aya Sofiya

image

Blue mosque

image

Bosphorus pagi

image

Galata tower menjulang

image

Merapat pulang

Captured w/ Canon D3200 & galaxy core, unedited
Sea of marmara 061013

Advertisements
Categories: pure shot! | Tags: | 16 Comments

Post navigation

16 thoughts on “Unedited #9 Menuju Marmara

  1. wah..perjalanan yang sangat menyenangkan tentunya ya..

  2. aku suka foto bosphorus bridgenya.

  3. aya sofia keliatan samar2…tapi tetep kereeen mas πŸ™‚

  4. Waktu ke sana ga sempet naik Bosphorus Cruise.. Pasti cantik banget ya πŸ™‚

    • Iya.gua lihat foto kuda troya di wp kamu.gua sendiri belon pernah lewat selat bosphorus.Troy itukan di canakkale, masuk selat dardanella

  5. Wah Bosphorus Bridge-nya bisa gonta-ganti warna ya, he he he . . . jadi keinget Jembatan Ampera di Palembang yang sekarang juga bisa gonta-ganti warna πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: