Jurus Pukulan Monyet

Pernahkah anda melihat sebuah kapal ketika hendak bersandar (berthing) ? Pernahkah terlintas bagaimana tali-tali kapal yang segede gaban itu bisa melingkar dengan manis didermaga? Tali sebesar python dewasa,basah, berat dan tidak cuma satu.
Selepas SMU dulu saya sempat merantau di Semarang.Seorang kawan mengajak saya menengok saudaranya yang bekerja sebagai quarter master disebuah kapal.Kebetulan kapal penumpang besar itu hendak singgah di Tanjung Mas.Dari pinggir pelabuhan, kami mengamati ketika kapal itu hendak berlabuh.
“Kae lo masku!”
Kawan saya  menunjuk seorang pria yang berdiri gagah di hidung kapal sebelah kiri.Nampak segulung tali kecil ditangannya.Saya bertanya ke teman saya “masmu ngopo kui?”
“Wis to delok’en dewe” jawabnya pendek.
Ketika jarak antara bibir dermaga dengan kapal tinggal beberapa meter, tiba-tiba pria itu mengayunkan gulungan tali yang dipegangnya.Cara mengayunkannya sungguh istimewa.Seperti koboi dengan lassonya, tali itu berputar membentuk lingkaran diatas kepalanya.Sesaat kemudian, tali itu terlempar kearah dermaga dengan kekuatan penuh.
Beberapa orang yang sudah siaga dipinggir dermaga dengan sigap menangkap tali itu dan menariknya.Saya menatap bingung.Halah, tali sak’umlik buat ngiket kapal segede gunung, pikir saya.
Apa yang kemudian terjadi ? Setelah ditarik hingga habis, sebuah tali kapal yang besar nongol dari lubang tali depan kapal.Ternyata tali kecil itu hanyalah penyambung ke tali yang lebih besar lagi.Tali pengikat kapal yang sesungguhnya.

image

Melempar heaving line → pic dari US ministry of defense

Sekarang, hampir tiap hari pemandangan itu saya lihat. Tali kecil itu bernama Heaving Line.Berfungsi sebagai perantara pertama antara kapal dengan dermaga.Ujung tali yang dilempar berbentuk simpul, sedang ujung lainnya diikatkan ke tali kapal.Untuk perahu dan kapal berukuran kecil, heaving line jarang digunakan.Namun di kapal-kapal bertonase besar, tali ini dengan mudah ditemukan baik di Focsle/deck terbuka depan dan mooring/deck belakang.
Yang menarik dari heaving line terletak pada simpul diujung tali yang dilempar.Berbentuk seperti bola kecil, sekilas simpul ini seperti bola sepaktakraw kecil.Nama keren dari simpul tersebut adalah monkey fist. Bundar dan sekilas seperti kepalan jari tangan.Tapi jangan dianggap remeh, simpul monyet ini sempat menjadi senjata andalan para pelaut jaman dulu ketika berkelahi.Jika diayunkan dengan benar dan terarah layaknya slingshot, mata lebam maupun benjol dijidat bisa terjadi.Benar-benar seperti dipukul monyet.

image

Heaving line

image

Monkey fist

image

Melempar heaving line

image

Menarik heaving line

image

Heaving line

Dimasa sekarang, simpul ini makin terlihat cantik ditangan para pengrajin perhiasan.Model simpulnya banyak ditiru untuk dijadikan gantungan kunci, pendant atau anting.Coba lihat gambar dibawah ini.

image

Simpul monyet untuk gantungan lampu

image

image

Anting

image

Pendant

Menarik bukan?
Gambar dibawah menerangkan cara membuat simpul monyet.Siapa tahu anda berminat menjadikan simpul monyet sebagai penghias ruangan.

image

Piraeus 121013

Advertisements
Categories: ngroweng | 11 Comments

Post navigation

11 thoughts on “Jurus Pukulan Monyet

  1. yaa ampuuun kirain monkey fist buat tali kapal di desain sm desainer perhiasaaaann hahahha

    • Wah kebalik.simpul2 tali (knotting) kapal malah ditiru dimana2 .dari pramuka, panjat tebing, caving, sebagian besar simpulnya ya dari simpul kapal. 🙂

  2. Nah jadi tahu tentang hal ini. Mas Dee sendiri bisa bikin simpul itu? 🙂

  3. Kebayang kalau monkey fist itu dulu dipakai berantem, mungkin kaya jago kungfu yang senjatanya berupa bandulan di ujung rantai kalau di film-film silat gitu ya Mas.

  4. nyoba bikin monkey fist…3x mbundeli kabeh hahaaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: