Rumah Ketiga: Images (Fira,Santorini)

Diawal-awal musim semi,sering saya duduk sendiri di bangku kayu di central square Fira.Berteman kopi kaleng dan teropong pandang,melongok jauh kebawah.
Saya belum pernah ke Oia,kampung tempat kincir angin dan semua gereja kubah biru berada.Ke Akrotiri,kota kuno yang berhasil digali kembali atau ke Thirasia,pulau pecahan Santorini dimana chapel mungil Agia Irini,asal nama dari Santorini berada.Untuk sementara,Fira sudah mencukupi.
Saya sedang malas bercerita.Fira di Santorini layaknya Chora di Mykonos dan Old Town di Rhodes adalah rumah ketiga saya.Delapan tahun saya mengenal setiap lekuk jalan kota-kota ini.Ketika kami kembali disini setelah bertapa di amerika tengah,selalu ada senyum terumbar di wajah-wajah kami.
Kami berhasil kawan.Tiga samudra dan puluhan negara kami singgahi.Kanal terpanjang dunia kami susuri.Badai terganas kami tempuhi.Dan disini,diatas tebing-tebing curam rumah ketiga kami,diterpa hangat musim semi,kami tahu bahwa Fira,Santorini dan layar kami adalah pasangan serasi.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

 

image

image

image

paleia kameni dari gang kecil samping gereja

paleia kameni dari gang kecil samping gereja

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

→maaf..berhubung mblayang sendiri,yang mengharap foto leonardo dee caprio mohon jangan patah hati.

Categories: mblayang greece | Tags: , | 27 Comments

Post navigation

27 thoughts on “Rumah Ketiga: Images (Fira,Santorini)

  1. Cosmic Bookworm

    You don’t have to die first to see Heaven.

  2. Byuuh…..birunya air, keliatan dalam banget. Tapi dari semua foto yang kusuka yang ada gelato shorbet.

    *ngences mbayangin suegernya*

  3. Mas aku pingin pingsan nonton fotoneee, karena terlalu indah *halah lebay haahha.

  4. wah jalannya banyak tanjakan curam yah, kalo lutut nggak kuat bisa berabe tuh…he.he.he.

  5. Speechless, cakep banget. Nggak perlu Leonardo di Caprio untuk bikin tambah cakep.

  6. bagus bangeeettt!!! pengeeennn!!! poto2nya ky postcard yah

  7. Tempatnya memang indah ya Mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: