Monthly Archives: September 2013

The Memory (still ) Remains

” a pet is never trully forgotten until it is no longer remembered “
~ Lacie Petitto ~

Sangat lebay sebenarnya,apalagi mengingat usia saya yang mulai berumur.Tapi tak apalah,what’s in my thought is what i’m going to write.
Sudah tiga hari ini saya mencoba me-rewind lagi semua memori tentang masa kecil saya.Semua terjadi setelah unedited #7 keluar.
Saya masih diawal-awal SD saat itu.Bertempat tinggal di Jayengan Tengah,sebuah kampung di tengah Solo.Alkisah,seekor induk kucing yang biasa nongkrong didekat rumah kami melahirkan tiga anaknya.Lucu,mungil dan menimbulkan iba.
Saya dan adik saya berinisiatif menaruh mereka didapur.Berselimutkan kain gombal dan perca.Saya lupa siapa yang memberi nama mereka.Yang pasti saya masih ingat dengan nama Asa,Manis dan Belang.
Asa,sama seperti Belang.Berbulu hitam dan putih yang hanya bisa dibedakan dari letak belang mereka.Sedangkan Manis layaknya kucing rumahan biasa.Mereka memang bukan persia,siam,rag doll atau angora.Namun bagi kami,anak-anak yang baru mengenal arti hewan piaraan,mereka adalah istimewa.
Kami bukan keluarga kaya,namun kami tidak segan jatah susu cap nona atau lauk ikan sepat kami dihabiskan mereka.Kalau dibilang sayang banget sih tidak.Dijarne (dibiarkan) kata orang jawa.Mereka bebas keluar masuk rumah atau tidur dibawah kursi.
Dibanding adik saya yang kalem,saya yang berangasan ini yang paling sering marah jika ada kucing lain yang mengganggu mereka.Jika batang hidung mereka tidak nongol seharian,saya pasti bertanya ke ibu.“Buk,Asa neng ndi?’

Dan jika jawaban yang saya terima kurang memuaskan,saya tingak-tinguk mencari kemana-mana.
Beberapa bulan setelah resmi menjadi piaraan kami,Belang kecil mati ditangan seekor kucing dewasa.Jujur,saya marah luarbiasa saat itu.Di usia yang masih belia itulah saya mengenal kata dendam.Sampai suatu ketika,kucing dewasa itu lewat didepan rumah.Sontak saya berlari kedapur mengambil gayung berisi air termos dan menyiramkannya ke kucing itu.Suatu tindakan kejam dan bodoh oleh anak ingusan.Dan hasilnya? Gayung baru mau diayunpun kucing itu sudah kabur.Mak plencing meninggalkan saya yang termangu,antara gondok karena tidak berhasil melampiaskan dendam,dan kaget akan kenekatannya sendiri.
Aral tidak hanya disitu saja.Kakak perempuan dan ninik (nenek) saya tidak menyukai Asa dan Manis.Ibupun demikian meski dia memilih diam,tahu bahwa mereka adalah teman bermain dua anak lelakinya.
Saya cenderung lengket dengan Asa ,dan Manis saya anggap milik adik saya.Semakin besar tubuhnya,mereka berdua menjadi pemburu bola kasti dan tikus yang (pura-pura) handal meniru induknya.Meski tak jarang saya tersenyum geli saat melihat mereka kabur secepat kilat ketika bertemu muka dengan tikus yang berbadan lebih besar.
Hingga suatu saat,orang rumah marah besar ketika ada bangkai tikus terselip dibawah genteng.Hasil perburuan Asa dan Manis katanya.Dari situlah kedua makhluk mungil itu dianggap biang bencana.Yang bikin mengi lah,buang kotoran sembaranganlah,berantakin tong sampah dan sebagainya.Padahal kucing lain didekat rumah segambreng jumlahnya.Dan kucing adalah binatang satu-satunya didunia yang sudi mengubur kotorannya sendiri.
Beberapa minggu kemudian,sepulang sekolah kabar dukapun tiba.Asa terlindas becak kata ibu.Saya tidak percaya begitu saja.Asa yang gesit dan pecicilan itu terlindas ban becak.Bangkainya pun katanya sudah dikubur didepan rumah.Saat itu saya memilih diam.Asa dibuang,begitu pikir saya.Dibuang jauh dan tak mungkin kembali.Dan sayapun mulai menanti Manis.
Saya tahu Manis bakal bernasib sama dengan Asa.Dibilang mati atau dibuang sama saja artinya.Saya tidak dapat bermain dengan mereka lagi.
Dan Manispun muncul.Dari bisik-bisik orang rumah saya tahu Manis bakal dibuang di Kampung Sewu,tempat simbah saya di timur kota.Cukup jauh dari rumah.
Tak guwake dewe…” bisik saya.Jika memang kami harus berpisah,biarlah saya sendiri yang melakukannya.Setidaknya saya bisa pamitan sendiri.
Sore itu juga,dengan Manis ditangan kiri sambil mengayuh sepeda mini reot saya melaju ke arah timur.Tidak jauh,hanya ke sebuah kampung yang terpisah satu jalan besar dari kampung saya.
Dan disitulah,di trotoar Soniten,tempat para bakul sego liwet berjualan dimalam hari saya melepas Manis.
Tak ada tangis,tak ada senyum.Saya hanya mampu menatap mata beningnya,menggaruk belakang kupingnya dan berkata “mengko ketemu maneh “
Lalu saya berbalik,secepat mungkin mengayuh pedal menyeberangi jalan besar.Tak sanggup menengok ke belakang.Karena saya tahu Manis pasti akan membuntuti.Karena saya tahu dia akan mengeong kebingungan di pinggir trotoar.Menghadapi lingkungan baru dan yang pasti,musuh-musuh baru.Namun itulah jalan terbaik bagi kami…
Sungguh sebuah logika anak-anak.Saat itu saya yakin dia tidak akan kelaparan karena banyak penjual makanan disana.Dari pagi hingga pagi lagi.Dari tenongan,sego liwet,cabuk rambak maupun wedhangan.Dan lokasinya yang tidak jauh dari rumah setidaknya membuat saya bernafas lega.At least,she’s not far from me.
Setelah kejadian itu saya sempat beberapa kali ke Soniten.Duduk sendiri di trotoar menunggu dan mengamati kucing-kucing lewat.Atau sekedar menoleh ketika melewati kampung tersebut.Berharap menemukan sosok Manis dan jika mungkin,Asa.
Namun dari sekian kucing yang saya temui,saya sudah tidak mampu mengenali yang mana si Manis.
Puluhan tahun berlalu,saya tahu bahwa Manis dan juga Asa sudah pasti tiada dan beranak cucu.Namun rasa eman kepada hewan (apapun) seolah terus melekat.Sekian lama mereka terlupa,tapi bongkah memori itu terpatri dan turut membentuk sebuah pribadi dan karakter hati.
Benar kata Amy Sedaris,
sometimes losing a pet is more painful than losing a human,because in the case of the pet,you were not pretending to love it”

~dedicated to all kids in the world and their loyal companion
~gambar-gambar dibawah adalah kucing-kucing yang saya jumpai di rumah ketiga saya,mykonos

image

image

wpid-PicsArt_1380481153377.jpg

image

image

 

 

pemilik butik yang berbaikhati memberi makan didepan butiknya

pemilik butik yang berbaikhati memberi makan didepan butiknya

image

telentang

telentang

berputar

berputar

 

sok serius

sok serius

image

 

image

penampakan Asa

penampakan Asa

penampakan  manis

penampakan manis

 

image

image

“Child psychology and animal psychology are of relatively slight importance, as compared with the sciences which deal with the corresponding physiological problems of ontogeny and phylogeny”
~Wilhelm Wundt~

santorini 300913

Categories: ndek jaman semono | Tags: | 24 Comments

Unedited #8 Piglet

Genduk saya pasti ngambek berat liat foto ini.Yacht kami mengadakan spesial deck bbq setiap minggu.Jika kami di karibia,bbq akan berpindah kepantai pasir putihnya.Saya sendiri tidak begitu suka bbq.Entah mungkin rasanya yang kurang cocok atau kurang beraroma adventure.Memanggang ayam di hutan dan gunung mungkin lebih cocok bagi saya.

image

Pork Bbq

Captured w/ galaxy mega,unedited
Mykonos 290913

Categories: pure shot! | 10 Comments

Unedited #7 Who Are You?

Mungkin arti tatapan mereka demikian.Empat dari makhluk berkuping lancip ini sontak menengok penuh curiga.Salahsatu diantara mereka yang paling garang langsung melangkah menghampiri.Layaknya preman diusik wilayah kekuasaannya.Atau mungkin karena tampang saya yang mreman. -.-‘

image

Nuwun sewu mbah..nderek langkung..

Greece adalah negara kucing.Setidaknya menurut saya.Pasti ada saja kartupos bergambar kucing nongkrong didepan pintu biru rumah kubus putih disetiap toko souvenir yang saya jumpai.Dan tujuh kucing sekaligus yang saja jumpai ketika mengeksplor Kavala salahsatu buktinya.
Captured w/ galaxy core,unedited
Piraeus,Athens 280913

Categories: pure shot! | Tags: , | 13 Comments

Rumah Ketiga: Images (Fira,Santorini)

Diawal-awal musim semi,sering saya duduk sendiri di bangku kayu di central square Fira.Berteman kopi kaleng dan teropong pandang,melongok jauh kebawah.
Saya belum pernah ke Oia,kampung tempat kincir angin dan semua gereja kubah biru berada.Ke Akrotiri,kota kuno yang berhasil digali kembali atau ke Thirasia,pulau pecahan Santorini dimana chapel mungil Agia Irini,asal nama dari Santorini berada.Untuk sementara,Fira sudah mencukupi.
Saya sedang malas bercerita.Fira di Santorini layaknya Chora di Mykonos dan Old Town di Rhodes adalah rumah ketiga saya.Delapan tahun saya mengenal setiap lekuk jalan kota-kota ini.Ketika kami kembali disini setelah bertapa di amerika tengah,selalu ada senyum terumbar di wajah-wajah kami.
Kami berhasil kawan.Tiga samudra dan puluhan negara kami singgahi.Kanal terpanjang dunia kami susuri.Badai terganas kami tempuhi.Dan disini,diatas tebing-tebing curam rumah ketiga kami,diterpa hangat musim semi,kami tahu bahwa Fira,Santorini dan layar kami adalah pasangan serasi.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

 

image

image

image

paleia kameni dari gang kecil samping gereja

paleia kameni dari gang kecil samping gereja

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

→maaf..berhubung mblayang sendiri,yang mengharap foto leonardo dee caprio mohon jangan patah hati.

Categories: mblayang greece | Tags: , | 27 Comments

Panggung Politik Indonesia

Categories: Uncategorized | 9 Comments

Unedited #6 For Our Families ….(Spice Bazaar,Istanbul)

Sering saya trenyuh melihat tukang becak yang tidur didalam becaknya.Berselimut sarung meringkuk kaku.Atau ketika melihat simbok bakul bumbon tertidur kelelahan dipinggir pasar.
Hal yang sama juga saya dapati disini.Rekan-rekan engine yang tertidur di bangku crewmess.Penjual kurma yang terlelap di keriuhan spice bazaar Istanbul maupun saya sendiri yang kadang mata melotot namun pikiran entah kemana.
Lelah,waktu istirahat yang mepet dan tanggungjawab kerja yang menuntut otak,fisik,kesigapan dan pertimbangan cepat memaksa setiap orang mencuri waktu sekejap mengistirahatkan raga.
Semua demi memenuhi kata “tanggungjawab untuk keluarga”.

image

image

Deck fitter dan carpenter sedang "menewaskan" diri ^ ^ (gokil mode)

Captured w/galaxy core,unedited

Patmos 260913

Categories: pure shot! | Tags: , , | 3 Comments

Rumah Ketiga : Water And The Blue Water (Fira,Santorini)

Saya belum menyadari betapa pentingnya air di Santorini sampai ketika saya iseng bertanya kepada salah seorang nahkoda Santorini Boat Union saat melihat selang panjang menjulur kebawah dari Fira hingga kedalam laut.
“Those are water!” Serunya.
Air? Saya mengernyitkan dahi.Saya baru paham ketika nahkoda itu menjelaskan selang-selang tersebut bukan selang pembuangan limbah rumahtangga melainkan selang penyedot air laut.
Gila! Pikir saya.Pompa sebesar apa yang mampu menyedot air dari ketinggian rata-rata diatas 250 meter.
Usut punya usut,setelah gunung berapi di pulau yang bernama asli Strongyli ini meletus,semua aliran air bawah tanahnya ikut terputus.Ketika itu penduduk setempat hanya mampu mengharapkan air dari datangnya hujan dan sumber mata air kecil.
Bagaimana dengan sekarang?
Salah seorang penumpang yacht yang pernah bermalam disebuah losmen kecil pernah mengeluhkan charge yang dikenakan ketika dia hendak mandi.Dari dia juga saya mendapat keterangan bahwa air-air yang ada dikolam renang dan toilet umum adalah air hasil penyulingan dari air laut.
Saya pun kembali iseng bertanya kepada pemilik kafe tempat kami biasa nongkrong.Dengan enggan dia menceritakan ada hari-hari tertentu dalam satu minggu yang biasa mereka sebut “water day”.Truk-truk pengangkut air yang datang dari Dodecanese akan menyuplai kebutuhan air minum setiap wilayah.Dia lalu menunjuk air digelas yang ada didepan saya dan air yang keluar dari wastafel.
Air minum di gelas adalah air “impor” dan yang ada di wastafel adalah hasil sulingan air laut.
Sebelum dibangun pabrik penyulingan dengan kapasitas 1200 meter kubik perhari di Fira pada Desember 2009,satu-satunya pabrik penyulingan air di pulau ini ada di Oia,sebuah kampung dipucuk kanan Santorini.Air yang dihasilkanpun masih berkategori non-potable.Bisa dipakai mandi,mencuci dan memasak namun perlu proses lebih lanjut untuk bisa diminum.Air dari Oia inilah yang mengalir ke setiap rumah dan hotel di Santorini dulu.
Saat tulisan ini dibuat,air minum masih menjadi problem utama di Santorini.Banyak wisatawan yang telat menyadari hal ini.Jangan kaget ketika bersikat gigi ,air yang keluar di wastafel akan berasa aneh dan bersiaplah merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membeli air minum kemasan selama di Santorini.

———————————
Biru!Sangat biru!
Selama 13 tahun menjadi nomad,laut didalam lingkar kaldera Santorini merupakan salahsatu laut terbiru yang pernah saya lihat.Dari Fira,warna biru laut dibawahnya sangatlah menenangkan.Berbeda dengan daerah pesisir atau pantai yang relatif landai dan dangkal membuat warna ombak di tepi pantai terpecah dan cenderung kelabu.
Bagaimana warnanya jika dilihat dari dekat? Sama.Tetap biru.Sangat biru.
Warna ini baru akan pudar ketika cuaca memburuk dan mempengaruhi pergerakan air.Faktor utama yang mempengaruhi warna ini adalah kedalaman laut bekas kaldera Santorini.Bisa dibayangkan kekuatan seperti apa dari sebuah gunung yang meletus dan mampu membuat pulau yang bentuk asalnya bundar menjadi berbentuk bulan sabit berkedalaman air 400 meter.
Dalamnya air inilah yang membuat kapal-kapal penumpang berukuran besar tidak mampu mengulur jangkarnya di Santorini.Yacht kami mempunyai dua jangkar dengan panjang masing-masing 135 meter.Sangat tidak mungkin menyentuh dasar laut Santorini.Beberapa spot di lingkar kaldera memang ada yang berkedalaman kurang dari 200 meter,namun berjarak lumayan jauh dari dermaga Fira Skala.
Dua alternatif untuk berlabuh di kaldera Santorini adalah dengan menggunakan buoy(pelampung) beton raksasa dan floating/mengapung.
Kedua cara itu membutuhkan pengawasan ketat dari bridge/anjungan.
Dengan buoy raksasa yang tertanam 200 meter didasar laut sebagai perantara,kapal bisa menambatkan talinya disana.
Cara floating atau lebih dikenal dengan drifting sering dipakai jika buoy yang tersedia hanya empat buah telah terpakai semua.
Mungkin terdengar gampang bagi orang awam,meski kenyataannya tidak demikian.Angin,arus bawah dan ombak sangat mempengaruhi pergerakan dan pergeseran posisi kapal yang diam.Apalagi di lingkar dalam Santorini,lengah sedikit salah-salah kapal bisa membentur dinding tebing.
Ketika posisi mulai berubah,kapal mengaktifkan thruster untuk kembali ke posisi semula.Thruster adalah mesin berbaling-baling ditanam dibagian samping depan kiri dan kanan sebuah kapal.
Thruster inilah yang membuat kapal mampu berputar dan bermanuver ketika bersandar dipelabuhan.
Satu hal lagi yang unik di Fira adalah kebijakan pemerintah setempat yang mengharuskan setiap kapal memakai jasa perahu/tender Santorini Boatmen Union sebagai moda antar jemput dari kapal ke dermaga.Kapal-kapal penumpang tidak diperbolehkan memakai tender mereka sendiri,termasuk yacht kami.
Selain menambah pemasukan daerah,kebijakan tersebut juga mampu menyerap tenaga kerja.Dari berbagai negara didunia yang pernah saya singgahi,saya baru menemui Capri di Italy,Koh Samui di Thailand dan Santorini yang menggunakan peraturan ini.
Birunya air pulau ini berpadu dengan teknologi dan kebijakan yang tepat sasaran ternyata mampu mendatangkan rejeki tambahan dari sisi tak terduga.

image

Tender dari boatmen union di fira skala

image

Fira dan airnya yang biru.foto berikut akan menampilkan zoom dari selang ditebingnya

image

Selang putih ditebing Fira

image

Dari flying bridge

image

Oia,nun disana

image

Ciblon di santorini

image

image

Nggletak sik ahhh

image

Dari tender

image

Gethek tempat saya mbabu ^ ^

image

Kapal-kapal yang (kelihatannya sih ) diam

image

Santorini aerial view → gambar minjem

image

Pabrik penyulingan di santorini → gambar minjem termak.gr

image

Empat buoy merah sebagai tempat tambatan hati ..eh..tali :p →gambar juga minjem dari boatmen union

image

Nautical chart yang menunjukkan hydrografis dan kedalaman air →gambar lagi-lagi minjem -.-'

image

Sea diamond tahun 2007,tenggelam di Santorini

image

Tragedi untuk kesekian kali

image

Asli! Bukan pinjeman.tanpa editan. Huh* membuang muka

image

Biru putih bendera yunani.sebiru lautnya.seputih kulit saya.wkwkwk...

Note:
– M/S Sea Diamond terbaring dengan damai pada kedalaman 200 meter di sebelah kiri Fira Skala.Kesalahan membaca peta navigasi menyebabkan hull kapal robek tersangkut karang didalam air dan tenggelam pada 6 april 2007 dengan posisi mendongak keatas.Ujung bowspritnya hanya berjarak 60 meter dari permukaan air.
-Dua penumpang berkebangsaan prancis,seorang ayah dan putrinya hingga saat ini belum diketemukan.
-Kekuatan letusan gunung api di Santorini diperkirakan empat kali lebih besar dari Krakatau(1883) dan dua kali lebih besar dari Tambora (1815).
-Letusan gunung api ini menimbulkan tsunami dan menenggelamkan bangsa Minoan di Crete.Debu vulkaniknya mengubur sisa pulau ini hingga 60 meter.
-Peradaban yang hilang di Santorini karena letusan itu memperkuat spekulasi tentang Atlantis.Sebuah teori dalam dialog di Timaues dan Critias oleh Plato.
-Sisterhood of The Travelling Pants(1&2) dan Lara Croft :Tomb Raider mengambil lokasi di Santorini sedangkan Mammamia berlokasi di Skiathos.
-Sebuah kapal ber-thruster mempunyai simbol “x” di samping depan kiri dan kanannya.
-referensi : http://www.termak.gr (desalination plant) ; http://www.santorini-boatmenunion ; http://www.noaa.gov ; santorini yacht services (navigasi) ; wikipedia ; national geographic ; penduduk lokal dan pengalaman pribadi.
-sebagian gambar koleksi pribadi diambil dengan samsung galaxy core.
-next post → mblayang greece → Rumah Ketiga : Images  (Fira,Santorini )

Categories: mblayang greece | Tags: , , | 22 Comments

Unedited #5 Loyal Guardian (Kavala,Greece)

Takjub saya melihatnya.Dengan gesit dan lincah menunggu dengan setia didepan pintu.Cuaca cerah hari ini bertambah ceria seketika.Hello little doggy! Can i take you home?
Bodoh!! Saya mengumpat dalam hati.Dia hanya mengerti bahasa yunani -.-‘

image

Captured w/galaxy core,unedited
Kavala 230913

Categories: pure shot! | Tags: , | 9 Comments

Unedited #4 Wajah Sang Penipu (Istanbul,Turki)

Bahenol,berpakaian merah terang dengan lekuk seksi layaknya belly dancer.Menggiurkan mata dan menerbitkan liur.Dibalik itu semua tersembunyi “kejahatan” yang mampu menciptakan sejuta bulir keringat dan panas di rongga perut.Sang belly dancer yang sanggup membuat kita ber-belly dancing ria.

image

Lombok bahenol

Captured w/galaxy core,unedited

Spice bazaar,Istanbul 210913

Categories: pure shot! | Tags: , , | 18 Comments

Unedited #3 Fajar Dua Benua ( Istanbul,Turki)

Agak dipaksakan,mengingat hasil yang kurang optimal disebabkan jarak,fokus dan cahaya dan yang jelas karena saya sedang bekerja.Fotonya pun sambil lalu di poopdeck.Namun sensasinya mampu menyentuh jiwa-halah-

Beberapa saat selepas subuh.Berpendar berpadu semburat fajar.Berbalut kantuk diujung malam.Nun disana,sang penyatu benua bertahta..

image

Subuh Bosphorus

Captured w/ galaxy core, unedited

Kavala,greece 230913

Categories: pure shot! | Tags: , , | 12 Comments

Blog at WordPress.com.