Surat Cinta Untuk Indonesia

tiang tertinggi sang merah putih(80mtr)

tiang tertinggi sang merah putih(80mtr)

Talinn,Estonia,Msy WindSurf ,Agustus 17,2012.Terburu-buru saya berlari ke kabin.Seragam kebesaran ditanggalkan berganti kaus kemeja merah putih yang sudah dari kemarin dipersiapkan.Beberapa kawan pun nampak melakukan hal yang sama.Jarum pendek dari jam dinding yang terpasang dialleyway hampir menunjuk angka 10.Nun tiga deck diatas crew corridor,suasana masih nampak lengang.Beberapa crew berseragam serba putih sedang khusyuk membuka lipatan sebuah bendera.Satu demi satu,dari arah yang berbeda bermunculanlah para crew.Berkumpul bersama dan mulai membentuk sebuah barisan.Para tamu undanganpun mulai hadir.Sebagai tukang foto tidak resmi saya hanya diam dibelakang barisan.Mencoba mencari celah-celah terbaik mengabadikan momen tersebut.

Hari itu adalah hari yang istimewa.Tanpa menebak,anda pasti tahu bahwa kami sedang melaksanakan upacara bendera.Tradisi ber-upacara ini sudah berjalan puluhan tahun.Ketika kami masih dibawah bendera perusahaan Holland America berlanjut hingga sekarang ketika kami bernaung bersama pasukan Xanterra.Jarak yang jauh dengan kampung halaman bukan masalah.Momen-momen berharga seperti lebaran,natal,tujuhbelasan adalah momen yang special dan selalu dirayakan.Tentu dengan cara kami sendiri.Tiga bulan menjelang hari H,sebuah komite dibentuk.Rapat digelar,anggaran dibahas dan email-emailpun mulai ditebar.Dari tetek bengek upacara,seragam yang dikenakan,pengibar bendera,tamu yang diundang,makanan yang disajikan sampai lomba-lomba yang diadakan pun tak ketinggalan.Persis waktu saya masih aktif dipaguyuban muda-mudi kampung diSolo dulu.

Kaus kemeja yang dipakai adalah pesanan khusus dari Melayu.Dibawa secara berantai oleh crew yang berangkat.Sebuah tim khusus kuliner Indonesia juga dibentuk.Ditangan tim inilah,nama besar citarasa masakan Indonesia dipertaruhkan.Karena yang mencicipi bukanlah lidah orang kita saja,lebih dari 10 bangsa ada disini.Cocok tidak cocok meski subyektif tetap berpengaruh pada citra Indonesia.Lomba yang digelarpun tak tanggung-tanggung.Turnamen gaplek,catur,dart,pingpong,sepakbola dan tariktambang diadukan.Khusus sepakbola dan tarik tambang dilaksanakan ketika kami berthing/berlabuh dikota yang memungkinkan seperti Elba(italy),Rodhos(Greece),atau Kotor(Montenegro).Semua crew bisa mendaftar dan menjadi peserta.Suasana heboh dan akrab khas Indonesia begitu terasa ketika lomba berlangsung.Bisa anda bayangkan sendiri nun di Elba,Italy,pulau pengasingan seorang Napoleon,lomba tariktambang ala Indonesia sedang berlangsung dengan peserta yang gado-gado kebangsaannya.Semakin heboh ketika masyarakat lokalnya pun sampai ikut berkerumun dan menyoraki.

Sehari menjelang hari H,tim dekor mulai beraksi menghiasi crewmess dengan dekorasi berciri merahputih.Setelah upacara,sore harinya kami menggelar dinner special Indonesia.Dari sate,soto,gado-gado,tahu acar sampai es buahpun disajikan.Sambal tentu tak ketinggalan.Lengkap dengan kerupuk udang dan emping goreng.Malam hari setelah hari H,pesta pun berlangsung.Sebuah band yang terdiri dari crew Indonesia menyanyikan lagu-lagu Indonesia.Dari Bendera-nya Cokelat,Gebyar-Gebyar,sampai lagu dangdutpun dimainkan.Pesta yang fun,dengan corak Indonesia.Sesekali dijeda lagu,lomba-lomba konyol ala tujuhbelasan digelar.Lomba makan kerupuk,memasukkan pensil kebotol,bola  gandlup(memukul bola pingpong dengan terong yang digantung dipinggang) dan lain-lain.Hadiah dan doorprizenya tentu ada,lagi-lagi khas Indonesia.Kemeja batik,sarung,baju koko dan uang tunai.Seru kan?sebuah wujud kecintaan kami pada Indonesia.

Itu kenangan tahun kemarin.Tahun ini,saya ada di Msy (motorship yacht) WindStar.Yacht tertua dan lebih kecil dengan kapasitas crew dan penumpang separuh dari WindSurf.Delapan tahun sudah saya bersama tiga yacht ini dan tradisi  tetap berjalan.Kami sedang bersandar di Nice,Prancis .Summer yang panas bukanlah halangan.Ribuan kilo dari tanah air bukan berarti kami melupakan Indonesia.Benar kata pepatah,kekuatan sebuah cinta hanya teruji setelah terentang jarak dan waktu-halah-.Dalam hal ini,cinta kami pada Indonesia.Semakin jauh kami berada,semakin kami mencintai Indonesia.

Bagaimana dengan upacaranya sendiri?Sebelum upacara berlangsung,pengumuman melalui pengeras suara diperdengarkan.Memberitahukan kepada semua penumpang yacht bahwa hari itu adalah hari kemerdekaan Indonesia dan sebentar lagi upacara bendera akan dilangsungkan diopen deck.Semua penumpang dipersilahkan untuk datang dan bergabung.Bangga sekali rasanya melihat antusiasme bangsa lain ingin bergabung dengan kami berupacara.Tamu undangan adalah para port agent dan kolega kami di Nice.Usia dan postur yang beragam dengan wajah-wajah culun seolah menambah daya tarik upacara tersebut.Meskipun sederhana dan alakadarnya,upacara berlangsung dengan khidmat.

“Gila!gue merinding coy!”bisik seorang teman didepan saya.

Saya bungkam seribu bahasa.Saya sendiri juga merinding.Melihat bendera kebanggaan perlahan naik ke angkasa diiringi Indonesia Raya disaat jauh dari tanah air tercinta adalah suatu perasaan yang tidak bisa digambarkan.Bagaikan sebuah film di-rewind,kenangan-kenangan akan upacara sewaktu sekolah,malam tirakatan dikampung,bersih-bersih  bersama tetangga,keriangan suasana sore menjelang tujuhbelasan ketika berbagai lomba diadakan dan semua kenangan manis tujuhbelasan diMelayu seolah terulang kembali.

Ketika kami menyanyikan bait demi bait Bagimu Negri,suara saya seolah hilang.Pun ketika kami menunduk mengheningkan cipta.Saya yakin kami semua pada saat itu menahan haru yang teramat sangat.Terbersit dikepala beginikah nasionalisme itu?sekedar haru dan rindu sesaat pada negara?dan ketika hari berlalu tata cara sholat dan meyakini Tuhan menjadi pembeda,ketika jurang terbentuk karena sipitnya mata dan berbeda aksara?

Dimanapun berada,kami Indonesia

Elba 230813

IMG_1769

IMG_1773

dekor mendekor

dekor mendekor

narsis bareng

narsis bareng

the feeling seeing it up there

the feeling seeing it up there

loving indonesia

loving indonesia

620994_450361891653143_1239183959_o

Advertisements
Categories: saya Indonesia | Tags: , , , | 17 Comments

Post navigation

17 thoughts on “Surat Cinta Untuk Indonesia

  1. Wah kebayang sih bagaimana rasanya melihat Sang Merah Putih berkibar gagah di suatu tempat yang jauh dari tanah air.

  2. Aku melu terharu, mbrebes mili Mas! Luar biasaaa.. Salut, top banget! Emg bnr ya yg dibilang itu, kita boleh tdk senang dengan negara ini, tp begitu keluar (dari negara ini) kecintaan terhadap Tanah Air akan mengembang. Merdeka Mas!
    You’re Indonesia whereever you are!

  3. Karena dulu ikutan ekskul paskibra selama 6 tahun (SMP dan SMA) jadi tahu betapa sakralnya upacara bendera. Walaupun hanya berlangsung di lapangan sekolah. Wah aku merinding baca cerita ini. Jadi pingin ngerasain 17 Agustus-an di negeri orang 🙂

    • Wah,mantan paskibraka nih.hebat om!kalo lagi liat bendera naik gitu rasanya “indonesia ” banget. 🙂

      • Masih Paskibra aja mas. Belum Paskibraka. Gak sampe ke Walikota atau Gubernur (apalagi Istana). Tapi, itu aja udah nano-nano rasanya haha 🙂

  4. Tapi keren lo mas.dulu sebenarnya pengen jd paskibra,berhubung ndugal ga pernah kepilih -.-‘

  5. Terbersit dikepala beginikah nasionalisme itu?sekedar haru dan rindu sesaat pada negara?dan ketika hari berlalu tata cara sholat dan meyakini Tuhan menjadi pembeda,ketika jurang terbentuk karena sipitnya mata dan berbeda aksara? (seneng banget kalimat ini).
    jadi iri dengan teman2 di sana yang bisa merayakan 17-an dengan begitu khidmat dan membekas…17-an kemarin pas detik2 proklamasi, aku pas bengong di halte bis depan kampus Unisulla Semarang, sambil mendengarkan sayup-sayup suara upacara bendera…setelah itu semuanya berjalan biasa2 saja 🙂

    • Prihatin sebenarnya mbak.kasus sunni siah ama kasus kraton.bau lebaran belum kelar.bau tujuhbelasan belum abis.udah sruduk2an.untung Mbah Kyai Slamet ga ikut2 nyruduk.

  6. terharu juga ya, salut utk perusahaannya. apa pertimbangan perusahaan untuk merayakan hari kemerdekaan suatu bangsa diatas yacht? apa karena mayoritas crew ? apa hari kebangsaan tiap crew/tamu juga diperingati? hari hari khusus apa lagi yg dirayakan? penasaran krn ga pernah ikutan cruise heheee..

    • Waaa.. diberondong… -.-‘ banyak. Tapi yg sering ya indo, filipin, British, Halloween, xmast, nu year, thnxgiving, ama kemarin pada pake poppies mringatin perang dunia 🙂

      • senang juga kalau pas ada event2 khusus gitu ya, penumpang jadi ga boring. ultah penumpang dirayain ga?

      • Jelas dong mbak. Pas dinner dikasih kue, digenjrengin gitar, dinyanyiin rame2, dikasih wine, coklat plus kaus, banyak deh. Apalagi kalo wedding anniversary ato vow renewal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: