Berbalut Abu Vesuvius (Sorrento,Pompeii)

Setiap kali berlabuh di Sorrento,ingatan saya kembali ketika kami menjelajah Pompeii,2010 silam.Sorrento,yang terletak diselatan Italy adalah salahsatu kota tujuan wisata terkemuka disemenanjung Gulf of Naples.Kota tebing kami menyebutnya.Seperti Capri,Amalfi,Positano dan deretan kota tebing yang berkontur tanah kapur dengan jalan yang berkelok-kelok diapit perbukitan dan jurang.Laut didaerah ini termasuk laut dalam,dengan arah angin yang sering berubah seiring pergantian temperatur udara.Secuil pantai menjorok disana-sini dengan dermaga-dermaga kecil sebagai akses ke kota-kota diatasnya.Sorrento,adalah salahsatu pintu masuk menuju Pompeii dari laut.Dan Pompeii adalah situs sejarah peradaban romawi kuno.

sorrento

sorrento

Europe season kami bermula dari perjalanan Transatlantic crossing dari Panama ke Bermuda,dan dari Bermuda kami bertolak melintasi samudra atlantic,mampir di Azores dan Madeira,pulau-pulau terluar di eropa milik Portugal dan berakhir di Lisbon,Portugal.Total waktu yang ditempuh 21 hari dengan kecepatan berkisar7-11 knot.Dari Lisbon inilah kami mulai berlayar “turun” mengarungi Gibraltar,Iberia,Mediteran,Thyrenian, Aegean dan Marmaris menuju Istanbul,Turki.

“Italy week”adalah rute ketika kami berputar dari Civittavechia(Roma) melalui Capri-Sorrento-Lipari(kepulauan Aeoli)-Stromboli-Portovecchio(pulau Corsica,Prancis),Portoferraio(pulau Elba) dan kembali ke Roma.Jalur gunung adalah salahsatu sebutan untuk rute ini.Dimana di Bay of Naples ada Vesuvius ,keatas sedikit dari gugusan pulau Aeoli,bertengger Etna di Sisily dan Stromboli sendiri adalah gunung yang masih aktif dengan kawah berapi dan guguran lavanya sampai saat ini.

Dari Sorrento menuju Pompeii,terdapat jalur Circumvesuviana,kereta api dengan rute kota-kota yang terletak diseputaran punggung gunung Vesuvius.Di Sorrento juga tersedia jasa bus dan travel dengan berbagai paket tur wisata Pompeii.

Seorang kawan pernah berujar “apa sih Pompeii itu?Nggak beda ama Ephesus.cuma batu,panas lagi!”.

Kawan saya satu ini memang superrealis orangnya.Memang benar cuma batu yang ada disana.Sama seperti Ephesus diTurki.Sama-sama kota kuno peninggalan Romawi yang terpendam.Kota batu!Tapi jika kita bicara batu,bukankah Prambanan,Borobudur dan segudang candi yang kita miliki juga “batu”?

Mungkin yang kawan saya belum miliki adalah kepekaan akan nilai historis dari suatu benda atau tempat atau budaya.Saya sendiri percaya,dari kepekaan itulah kita bisa belajar dari masa lalu dan membenahi diri untuk masa depan.

Bermula dari crewtour yang rutin dilakukan yacht kami setiap beberapa bulan sekali.Saya masih bertugas di Windsurf ketika itu.Ada dua opsi yang ditawarkan dan tersedia.Pertama adalah Mount Etna dengan puncak bersaljunya ketika kami berlabuh di Messina,pulau Sicily.Yang kedua adalah Pompeii ketika jangkar kami turun di Sorrento,Gulf of Naples.Entah apa yang ada dipikiran ketika akhirnya saya memilih Pompeii.Yang terbayang adalah kota tua jaman romawi yang ditemukan kembali setelah berabad-abad hilang.

Dari yacht,kami menaiki tender/lifeboat menuju pier/dermaga dimana sebuah bus sudah siap menanti di areal parkir disamping taman.Dermaga kecil ini terletak dibawah tebing dengan kapasitas sangat terbatas.Dari dermaga,leher sudah terasa pegal mendongak  karena nun diatas sana kota Sorrento berada.Tinggi,menawan dan lebih hijau dibanding kota tebing lainnya.Terdapat tiga alternatif jalan keatas,bisa menaiki tangga batu berusia ratusan tahun dengan view menawan kearah laut atau jika stamina kurang mendukung tersedia juga lift dengan harga 1 euro sekali jalan.Shuttlebus dengan harga 2 europun tersedia.

Dari pier,perjalanan kami menuju Pompeiipun dimulai.Cuaca yang sedikit mendung dan udara yang masih dingin dipenghujung maret tersebut menambah suasana melankolis yang mulai terasa.Duh,akhirnya naik bus lagi.Jarang-jarang bisa naik bus diItaly,begitu pikir saya.Pengalaman saya naik bus di Eropa memang bisa dihitung dengan jari.Paling cuma bus bandara di Charles de Gaulle,Paris atau Heathrow London.

sorrento pier

sorrento pier

view dari tangga batu kearah laut

view dari tangga batu kearah laut

jalan yang membelag gunung

jalan yang membelah gunung

Ketika bus mulai melaju dan menaiki perbukitan kami terpana.Jurang disebelah kiri bergantian dengan hamparan laut biru mempesona kami.Jalanan yang sempit menanjak terkadang memaksa bus untuk berhenti sejenak dan mempersilakan kendaraan dari arah berlawanan untuk lewat.Jujur saya salut dengan kesadaran berkendara orang-orang yang tinggal daerah itu.Tidak ada kesan terburu-buru,ingin menang sendiri atau berkuasa dijalan.

“Wah ini yang kurang cuma didi kempotnya mas”,celetuk seorang teman.Saya tertawa.Saya akui suasana saat itu sangat mendukung untuk campursari-nan,mengingatkan saya akan keindahan Bandungan dan perbukitan Ungaran  ketika masih sering bolakbalik Solo-Semarang dulu.

sorrento dari atassss banget

sorrento dari atassss banget

Ketika kami berhenti di Piazza Amphitheatre,pintu masuk utama menuju Pompeii,saya masih merasa tak rela untuk turun dari bus.Mentari mulai menunjukkan kegarangannya,meski udara terasa dingin.Maklum,kami sudah berada di daerah pegunungan.DiPiazza Amphitheatre,setiap orang mendapatkan tiket masuk dan peta kawasan Pompeii berikut penjelasannya.Peta ini gratis dan sudah termasuk dalam harga tiket sebesar 11 euro.Kamipun sepakat untuk berpencar dan kembali berkumpul disini pada batas waktu yang sudah ditentukan.

Saya berombongan ada delapan orang.Victor,Apin,Cecep,Mike,Rosi,Beni,Bowo dan saya sendiri.Selebihnya entah kemana.Ada yang langsung menyerbu pasar souvenir,menyewa audio guide atau ngacir lebih dulu kedalam.Rombongan saya sendiri semua buta tentang Pompeii.Dan tidak berminat untuk menyewa guideyang banyak berkumpul di pintu masuk.Slonong boy ajalah! Umpama tersesat dan ditinggal bus,kami masih bisa menyewa taxi atau naik kereta.Begitu pemikiran terburuk kami.

pompeii2

berlatarbelakang vesuvius

Pompeii,yang saya kira bakal membosankan ternyata tidak hanya susunan batu belaka.Ketika melihat secara langsung,saya baru mengerti Pompeii adalah saksi akan kejayaan dan “kehidupan” Romawi jaman dulu.Pompeii merupakan kota yang masih hidup dengan segala aktivitas penduduknya ketika dipaksa beku dan mati oleh terjangan abu dan lava gunung Vesuvius.Begitu halus dan beracunnya abu itu hingga Pompeii berikut tiga ribu penduduknya yang tidak mampu menyelamatkan diri terbenam dalam hujan abu dan lava.

Bangunan,rumah dan jalan yang kami temui adalah bangunan berikut dalam bentuk asli.Disetiap ujung jalan,terdapat denah bangunan apa saja yang dapat kami temukan di jalan itu.Dan di setiap bangunan tertempel nama dari bangunan tersebutberikut denah ruang ,dan gambar rekonstruksi computer ketika masih utuh,Hampir semua bangunan sudah tidak beratap dan berwarna legam.Yang masih tersisa agak utuh hanyalah komplek necropolis/kuburan tua.

amphitheatre,pink floyd pernah konser disini

amphitheatre,pink floyd pernah konser disini

arch of caligula

arch of caligula

suburban villa

suburban villa

bangunan romawi kuno

bangunan romawi kuno

Ah,saya bukan arkeolog.Pengetahuan saya minim dalam hal itu.Berikut beberapa kutipan dari wikipedia,wikitravel,buku art and history of Pompeii,yang saya ringkas dan coba terjemahkan.

Pompeii adalah salahsatu kota yang ikut merasakan kejayaan romawi/pax romana jaman dahulu.Dibangun beberapa abad sebelum Masehi,Pompeii terletak 8 km dari puncak Vesuvius.Pompeii sebuah kota wisata bagi para bangsawan dari Roma.Kota yang lengkap dan mapan untuk ukuran kota kecil.Memiliki sistem perairan bawah tanah,empat buah pemandian umum,amphitheatre,gymnasium,lapangan umum,kuil-kuil persembahan,pasar raya,rumah penggilingan,gedung-gedung pemerintahan dan pelabuhan yang bermuara di sungai Sarno.17 tahun sebelum Vesuvius meletus,gempa bumi yang diperkirakan mencapai 6 skala Richter meluluhlantakkan Pompeii.Dan kota ini masih dalam tahap pemulihan ketika Vesuvius pada 24 Agustus 79 Masehi murka dan menumpahkan segala isinya ke permukaan.Tanggal ini masih diperdebatkan,karena dari bukti-bukti di lapangan ditemukan beberapa fakta bahwa Pompeii terkubur pada akhir November di tahun yang sama.Tidak cuma Pompeii yang terkena imbasnya.Herculaneum,Torre Annunziata,Nuceria dan beberapa kota disekitarnya terkubur abu dan hilang.

Para ahli memperkirakan ada 12 lapisan abu yang menutup Pompeii sedalam 4-8 meter.Dari penggalian di Pompeii diketemukan banyak korban yang tewas karena gelombang udara panas dan kandungan abu bercampur sulfur yang masuk kedalam tubuh.Di daerah yang lebih menjorok kearah pantai,pada tahun 1980-an ditemukan ratusan kerangka dengan noda merah menghitam didalam batok tengkorak,dan sisa-sisa otot menempel pada permukaan tulang.Menandakan mereka tewas terbakar terkena gelombang awan panas dari muntahan Vesuvius.

gambar dari google

gambar dari google

Kondisi yang berbeda dialami oleh masyarakat Pompeii.Jasad mereka diketemukan dalam keadaan seperti terbungkus semen.Disebabkan oleh begitu halusnya abu bercampur sulfur yang menyelimuti badan mereka,bercampur dengan air hujan dan otot daging yang membusuk.Sebab kematian mereka sendiri diperkirakan karena menghirup gas beracun yang keluar bersamaan dengan letusan magma.

Para arkeolog menemukan bahwa jasad yang tidak sengaja ter-semen-kan itu justru membuat kerangka mereka menjadi awet dan “asli” karena banyak jasad yang diketemukan  berada pada posisi terakhir mereka ketika meregang nyawa.Tragis dan menyedihkan.

Tahun 1777 Masehi,kerangka wanita pertama di Pompeii ditemukan.Jenis kelamin dikenali bukan karena melalui suatu tes,melainkan dari bentuk tubuh terbalut semen.Pada 1863,para arkeolog mulai bereksperimen juga dengan menuangkan cairan semen sesuai kontur jasad yang ditemukan.Hal ini untuk mencegah tubuh yang memang sudah tersemenkan itu untuk tidak rapuh dan terceraiberai.

Jasad-jasad itu menjadi begitu menarik perhatian karena mengungkapkan detik-detik terakhir ketika kematian mereka terjadi.Para ahli mencoba mendalami setiap jasad dalam posisi terakhir mereka dan dimana mereka diketemukan.

Selain jasad dan kerangka berusia 2000 tahun itu,ekskavasi juga menemukan buah-buahan yang sudah mengeras,rumah-rumah dan toko-toko serta ribuan benda budaya romawi kuno.Sebagian besar dari penemuan tersebut disimpan di Museum Sejarah Naples di Napoli.

Saya sempat tertegun ketika kami sampai di Garden of Fugitives,dikebun anggur yang berada dekat dengan bekas penjara dan barak militer ini,ada 13 kerangka terbalut semen dalam berbagai posisi.Satu diantaranya dalam keadaan setengah duduk.Hati saya semakin ringkih ketika melihat beberapa dari jasad tersebut boleh dikata masih kanak-kanak.Mereka konon adalah tiga keluarga petani yang tewas pada hari kedua setelah letusan Vesuvius.Merupakan korban terbanyak yang ditemukan dalam satu area di Pompeii.Mengenaskan sekali melihatnya dari balik display kaca.Saya sendiri sampai tidak tega untuk mengabadikan mereka.

garden of fugitives/gambar dari google

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

artefak di antiquarium

Menuju Antiquarium,kami semakin terbelalak menyaksikan kios-kios yang disulap menjadi semacam gudang penyimpanan dari ribuan artefak yang ditemukan.Ada ribuan artefak disitu,dari penggilingan gandum,guci,batu yang berfungsi sebagai alat pengukur timbangan bahkan beberapa jasad yang sedang diteliti diletakkan disana.Dari sinilah teka-teki kapan tepatnya Pompeii terkubur bermula.Para ahli menemukan bahwa buah dan sayuran didalam guci adalah buah dan sayuran yang biasa dipanen dibulan Oktober,sedangkan dari uang logam yang ditemukan di kantung baju salahsatu jasad  baru diterbitkan pada bulan September dan pakaian yang dikenakanpun adalah pakaian musim dingin.Teori sementara adalah ketika Vesuvius meletus,Pompeii dan kota-kota lainnya binasa karena tertimpa hujan abu dan awan panas dan baru benar-benar terkubur tiga bulan kemudian.OLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERA

Salahsatu jasad yang terkenal dikalangan turis adalah “the muleteer”.Jasad seorang penggembala yang ketika diketemukan dalam posisi berjongkok mencoba menutupi mulut dan hidungnya dari debu beracun.Disamping jasad penggembala tersebut,juga diketemukan jasad anjing piaraannya dalam keadaan terikat rantai.

jasad anjing dikotak kaca

jasad anjing dikotak kaca

the muleteer

the muleteer

Pompeii,toh tidak cuma berisi jasad beku tertutup abu.Hampir disetiap bangunan dan dinding disetiap rumah ditemukan fresco dan gambar berseni tinggi.Saya dan kawan-kawan sempat tersenyum geli ketika melihat gambar-gambar yang sebagian besar boleh dibilang seronok itu.Di dinding sebelum pintu masuk House of Vetii, kami menjumpai fresco Priapus(dewa kesuburan romawi) sedang menimbang phallus/penis-raksasanya dengan sekantung besar tas berisi koin logam.Senyum kami semakin lebar ketika kami memasuki Insula VII,di Lupanar,salahsatu dari 25 rumah bordil yang sukses direkonstruksi,diatas setiap pintu bilikkamarnya terdapat fresco yang seolah-olah menggambarkan keahlian yang dimiliki setiap penghuni bilik tersebut.Ada juga inskripsi dalam bahasa Latin kuno yang menurut buku yang saya baca merupakan komplain dari salah seorang pelanggan di rumah bordil tersebut.Memang jaman romawi ketika itu diakui lebih liberal dalam urusan “jasmani”.Masih menurut buku yang saya baca,untuk mendapatkan kepuasan tersebut,hanya cukup membayar dengan dua cangkir asses,atau dua gelas anggur!

fresco di House of Vetii

Syahdan ketika ditemukan tahun 1599 M oleh Domenico Fontana,dia dengan penuh pertimbangan memutuskan untuk menimbun kembali rumah yang dia temukan didalam tanah tersebut karena begitu banyaknya lukisan erotis yang tercetak didindingnya.Di tahun 1819,King Frances I dari Naples mengajak istri dan anaknya yang masih belia mengunjungi museum dimana sedang dilangsungkannya pameran barang-barang artefak dari Pompeii.Sontak dia pun marah dan menyuruh artefak-artefak tersebut untuk tidak dipertontonkan didepan publik dengan menaruhnya di suatu ruang rahasia di museum itu.Pompeii sendiri mulai diekskavasi secara serius pada tahun 1748 oleh Rocque Joaquin de Alcubierre,seseorang berkebangsaan Spanyol.

pompeii3

dibawah jalan terdapat aquaduct

Berbagai kawasan diPompeii oleh para arkeolog diberi nama berdasarkan inskripsi/tulisan latin yang ditemukan dikawasan/rumah tersebut.Ada House of Ceii yang dipercaya dibangun oleh suku Ceius dengan fresco binatang buruan didinding rumahnya,ada House of Menander milik Quintus Poppaeus,kerabat dari Poppae,istri kedua kaisar Nero,Thermopolium Lararium atau restaurant semacam bar dengan konter memanjang,House of Tragic Poet,Villa of Misteries,dan masih banyak lagi.Sekitar 90 rumah dan taman dengan corak bangunan yang berbeda,paduan antara romawi dan yunani,beberapa ditemukan dengan jasad pemiliknya didalam.

suburban villa

suburban villa

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

jasad perempuan ini dipercaya sedang mengandung

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

via stabiana,batu-batu bercelah disusun sebagai zebra cross antara sisi jalan,celah batu dimanfaatkan sebagai jalan roda kereta.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

detail wajah masih terlihat jelas

Tanpa terasa 4 jam sudah berlalu,saya dan teman-teman memutuskan beristirahat di sebuah restoran dan cafe modern yang sengaja dibangun diPallaestra,sebuah lapangan luas tempat rapat rakyat dulu diadakan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

temple of venus,temple of apollo,temple of jupiter di the forum

Saya begitu terkesan dengan betapa profesionalnya pemerintah Italy dalam mengelola Pompeii sebagai situs wisata sejarah dan begitu seriusnya mereka dalam mempelajari Pompeii,meski sampai sekarang masih menimbulkan kontroversi karena begitu banyaknya erotisme yang terkuak disini.Toh mereka tidak malu dan terus bertekad untuk menggali lebih dalam lagi karena baru duapertiga dari Pompeii yang berhasil diangkat.

lima sekawan tanpa timmy

lima sekawan tanpa timmy

Tiga tahun berlalu,Sorrento dengan tebing dan lautnya masih menawan hati.Begitu juga Pompeii,masih dengan serius digali dan diteliti.2.5 juta orang mengunjunginya setiap tahun.Sekedar berlibur,kembali ke masa lalu atau mencoba mengenang kisah tragis sebuah kota.Tidak terlihat corat-coret vandalisme maupun jual beli artefak secara illegal.Italy,dengan warisan kebudayaan tertua didunia,mampu membuktikan dirinya sangat menghargai sejarah bangsanya sendiri.Benda-benda temuan dari Pompeii yang dirasa berharga disimpan rapi di Museum Napoli atau dijadikan sebuah bahan studi di universitas-universitas dalam dan luar negeri.

Pagi ini,sembari menunggu fajar terbit dari balik tebing ,saya merasa bahwa Indonesia masih perlu banyak belajar.Seperti ujar teman saya,mereka cuma batu.Batu yang sanggup untuk mengebulkan asap didapur untuk sementara.

Sorrento 040813

Advertisements
Categories: mblayang italy | Tags: , , | 8 Comments

Post navigation

8 thoughts on “Berbalut Abu Vesuvius (Sorrento,Pompeii)

  1. Tempat ini termasuk di buku ‘Tempat-tempat Terkenal’ terbitan Widya Wiyata yang sudah aku miliki belasan tahun lalu. Belakangan setelah kenal internet, baru ngeh dengan mayat-mayat yang tertimbun abu vulkanik itu. Mengerikaan.

    Tulisannya komple, Mas. Keren banget 🙂 Itu… jalanan yang membelah gunung bikin kaget haha.

    • Iya.itu jalan dibawah sorrento.ngambil ftnya dari piazza diatasnya.ga kebayang gmn ngebangunnya dulu.

      • Iya, tanpa teknologi canggih orang zaman dulu udah bisa bangun bangunan kayak begitu. Stonghange, Piramida, Tembok Besar Cina dsb luar biasa…

  2. Betul mas.liat aja borobudur,prambanan,muara takus dsb itu.

  3. b priharyanto

    Saya suka liat dan baca blog anda bung…
    Tidak seperti blog2 sebelah yang jelas bukan hasil laporan (perjalanan) pandangan mata dan berbau agamis yang fasik. Salut…

  4. kereen….mengikuti alur tulisan serasa berada Eropa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: